Kiat Menanam Kurma di Indonesia

Kurma yang merupakan buah asal timur tengah ini memang sudah tidak asing lagi keberadaannya, sangat populer di Indonesia, apalagi saat memasuki bulan suci Ramadhan, banyak orang menjadikan kurma sebagai hidangan berbuka puasa, atau saat moment haji dan umroh, bahkan kurma juga dijadikan obat oleh sebagian masyarakat. Manfaat kurma yang begitu besar inilah, mendorong banyak orang untuk menanam pohon kurma, khususnya di Indonesia. Sejak tahun 2012, Agus S. Djamil yang berada di Jonggol Farm wilayah Bogor, telah memiliki sebanyak 320 bibit kurma kualitas unggul yang diimport dari laboratorium tisuue culture terkemuka di dunia, Dates Palm Development (DPD), Inggris. Bibit kurma yang ditanam di negara Thailand sekitar tahun 2005 yang sekarang telah terkenal menjadi taman kurma tropis dipasok oleh lab ini, dan ia juga menjadi salah satu pemasok kurma di 30 negara dunia termaksud negara – negara Timur Tengah. (www.bibitbuahku.com)

kavling contoh kampung kurma tanjung sari

Mudahkah menanam kurma di Indonesia?

Menanam buah kurma di Indonesia memang bukanlah hal mudah, pasalnya mungkin banyak orang yang sudah mencoba melakukan penanaman kurma namun tidak berhasil, hal ini bukan berarti kurma tidak bisa tumbuh dan berbuah di Indonesia, bahkan sejatinya sudah ada sebagian orang yang melakukan budidaya kurma di Indonesia. Berikut adalah kiat sederhana dari kami.

Langkah – langkah menanam kurma

  1. Menyimpan Biji Kurma untuk Persiapan Pembibitan

Bibit bisa berasal dari biji atau bibit yang diperoleh di toko kurma yang menyediakan, dari biji inilah pohon kurma akan ditanam. Lakukan langkah perendaman pada biji kurma yang disediakan untuk menjadi bibit. Perendaman biji kurma bisa dilakukan dalam waktu 2×24 jam atau lebih.

  1. Penyimpanan dalam Wadah

Setelah melakukan perendaman bibit selama 2×24 jam atau lebih, langkah selanjutnya adalah penyimpanan dalam wadah. Usahakan wadah tersebut memiliki kelembapan udara yang cukup, untuk menjaga kelembapan anda bisa menambahkan tisu basah, dan jangan lupa untuk mengecek kelembapannya setiap waktu. Setelah itu tunggu beberapa waktu, sekitar 1 minggu untuk bisa muncul tunas dari biji kurma tersebut.

  1. Memindahkan Tunas ke Polibag

Setelah seminggu pembibitan maka akan muncul tunas, setelah tunas memiliki ukuran cukup besar, pindahkan ia dari wadah sebelumnya ke wadah lain, misalnya polibag atau pot kecil. Sediakan juga media tanam yang cocok untuk pemindahan bibit ini, kemudian setelah tumbuh daun yang berukuran ½ m pindahkan bibit kurma ke lahan atau pekarangan yang telah disiapkan.

  1. Melakukan Penyerbukan.

Proses penyerbukan ini adalah proses yang dilakukan secara alami antara kurma jantan dan betina melalui perantara angin atau serangga. Atau dengan bantuan manusia, yakni mengikatkan bunga jantan dan betina, kemudian dilanjutkan dengan merontokkan serbuk jantan ke betina. Pohon kurma tidak akan berbuah jika tidak dilakukan pendebungan (dikawinkan antara kurma jantan dan betina).

  1. Pemeliharan Pohon Kurma

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, perlu dilakukan perawatan dan pemeliharaan, perawatan dan pemeliharaan pohon kurma dilakukan ketika pohon kurma sudah berbuah, dengan memberikan pupuk dan menjaganya dari gangguan burung dan lalat. Selain itu anda perlu melakukan pemangkasan pada bagian pohon kurma untuk menjaga buah kurma yang telah berbuah besar. Buah kurma yang berukuran kecil–kecil dibuang agar buah yang berukuran besar dapat tumbuh semakin bagus.

Mau memiliki kebun kurma sendiri tanpa repot memikirkan cara mengurus dan merawat pohonnya? Memiliki kavling di Kampung Kurma Sultan Saladin adalah pilihan tepat bagi Anda. Booking sekarang juga, lihat cara pembeliannya di sini.